Jumat Juli 28th, 2017 cdm_admin

Menjaga Kebersihan Organ Intim Kewanitaan.

Kesehatan organ intim haruslah menjadi perhatian utama semua wanita. Setiap wanita tentu ingin agar daerah kewanitaannya selalu bersih, harum dan sehat. Organ intim yang tidak bersih bisa menimbulkan jamur yang menyebabkan keputihan bahkan penyakit berbahaya seperti kanker serviks. Inilah beberapa tips mudah yang bisa Anda lakukan untuk selalu menjaga kesehatan organ intim kewanitaan.

Gunakanlah pakaian dalam dari bahan katun atau sutra ketimbang dari bahan sintetik. Karena daerah sekitar miss V cenderung lembap, gunakan pakaian dalam yang mendukung terjadinya pertukaran udara. Jika tidak ada aliran udara, bakteri dan jamur akan tumbuh di dalamnya. Dan jangan lupa Ganti pakaian dalam setiap hari.

Hindari menggunakan celana yang terlalu ketat dan kurang nyaman agar kesehatan organ intim Anda terjaga. Menggunakan celana ketat bisa memicu munculnya bakteri dalam organ kewanitaan. Hal ini disinyalir juga bisa menimbulkan kelembaban organ kewanitaan Anda terganggu.

Hindari menggunakan pantyliner terlalu sering. Penggunaan pantyliner yang terlalu sering diduga mampu mengganggu kadar kelembaban alami organ kewanitaan Anda. Agar organ kewanitaan tetap bersih dan sehat, mengganti celana dalam minimal 2 kali sehari bisa mengurangi kebiasaan Anda menggunakan pantyliner.

Menjaga kesehatan saat haid sangat disarankan bagi semua wanita. Saat haid, pastikan Anda mengganti pembalut sehabis buang air kecil ataupun saat pembalut sudah penuh. Pastikan Anda memilih pembalut yang sehat dan nyaman saat dipakai. Ganti pembalut Anda minimal dua kali dalam sehari saat haid.

Pastikan mengkonsumsi makanan yang sehat dan baik bagi kesehatan tubuh maupun organ intim Anda. Hindari makanan dan minuman yang memicu terjadinya keputihan. Hindari mengkonsumsi makanan dan mnuman yang mengandung kafein, alkohol juga obat-obatan berbahaya lainnya

Cuci organ intim dengan air yang bersih. Jika Anda berada di toilet umum, pastikan untuk mencuci organ intim dengan air yang mengalir. Hal perlu dilakukan untuk mencegah bakteri pada bak mandi toilet umum bisa menimbulkan masalah pada organ kewanitaan Anda. Hindari menggunakan sabun mandi saat membersihkan organ intim kewanitaan. Gunakan sabun khusus untuk organ kewanitaan yang lembut, memiliki pH atau kadar keasaman yang tepat, dan terbuat dari bahan-bahan alami seperti ekstrak daun sirih, dan sebagainya.

pH area kewanitaan memiliki nilai yang mengarah ke sifat asam, sedangkan sabun-sabun mandi memiliki pH yang bersifat basa. Oleh sebab itu, jangan pernah menggunakan sabun mandi untuk membersihkan miss V, sebab dapat membunuh flora alami yang menjaga keseimbangan ekosistem di area miss V.